KAHMI Banda Aceh Gelar Musda III

No comment 36 views


banner 160x600
Women face

FAKTAACEH.COM, Banda Aceh - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Banda Aceh gelar Musyawarah Daerah ke III, acara yang berlangsung di Balaikota Banda Aceh ini mengangkat tema "Kontribusi Alumni HMI untuk Percepatan Pembangunan Aceh" Muhammad Saleh selaku ketua panitia pelaksana Musda menyampaikan, Musda ketiga ini dilakukan secara dadakan namun demikian musyawarah daerah tersebut berjalan dengan mulus. Sementara Koordinator presidium, Kahmi kota Banda Aceh Ramadhana Lubis, ada empat hal penting, dalam Musda kali ini pertama, Kahmi lahir 15 september 1966. Kedua, Musda tepat di hari pahlawan, ketiga, pengukuhan Lafran Pane sebagai pahlawan Indonesia, ke empat, Keumala Hayati juga dikukuhkan sebagai pahlawan nasional. "Musda III ini juga sebagai amanah Musda II untuk melanjutkan re generasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan kedepan," kata Ramadhana Sabtu (11/11) Disamping itu Ramadhana juga menyampaikan KAHMI Banda Aceh mendukung pemerintah Banda Aceh, dan sama-sama bersinergi dengan alumni HMI untuk bersama membangun Banda Aceh, mitra kerjasama. Sementara walikota Banda Aceh, Aminullah, menyampaikan melalui Alumni HMI, dapat secara bersama-sama bermitra untuk membangun kota Banda Aceh, dimana ada kekurangan agar diingatkan dan bila ada ide-ide bisa dapat didiskusikan. Aminullah menambahkan kesejahteraa, dan kemakmuran bagi warga Kota Banda Aceh hal utama yang harus diwujudkan terutama dalam bidang Islam, pendidikan dan ekonomi. "Problema bagi Banda Aceh saat ini adalah penegakan syariat islam, yang masih belum maksiml, warga masih belum membudaya, dalam kehidupan sehari hari," kata Aminullah pada saat membuka acara tersebut. Dalam hal ini pihaknya akan mengupayakan terwujud kota zikir, yang akan menguatkan keimanan bagi warga Banda Aceh. Sementara dalam bidang ekonomi, Banda Aceh sedang proses membentuk lembaga keuangan syariah di Banda Aceh, pola yang diambil pola gramen bank, dimana anggka pengangguran 12 persen, dan kemiskinan 7 persen dapat teratasi. Serta mengerakkan semua elemen aktivitas dan pendapatan bagi warga kota dengan membudayakan sektor wisata, dengan mengenjot sektor pariwisata, 268.000 tahun 2017 ini, "dalam hal ini kita menginginkan peran KAHMI untuk memberikan berbagai masukan untuk mewujutkan Banda Aceh gemilang," tutur Aminullah Usman []